
Bandung - Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono akhirnya angkat bicara soal kasus suap Kemenpora yang menyeret politikus partainya. Ibas, sapaan akrabnya, mengaku mengikuti perkembangan kasus tersebut.
"Saya mendengar isu ini sudah lama berkembang, memang saya pribadi belum pernah berbicara di depan publik, apapun bentuknya itu. Tapi saya mengikuti seluruh informasi dan juga perkembangan opini, polemik yang berkembang di masyarakat, khususnya di media massa," kata Ibas.
Hal itu dikatakan Ibas usai meluncurkan program Spektakuliner di Lembang, Bandung Barat, Jumat (20/5/2011).
Ibas mengatakan, komitmen partainya maupun ia sebagai pribadi, adalah menyerahkan semua masalah hukum ke penegakan hukum.
"Kita tidak boleh membeda-bedakan hal tersebut, termasuk seluruh kader Partai Demokrat yang terlibat ataupun tidak terlibat," ujarnya.
Namun demikian, kata Ibas, partainya juga menganut azas praduga tak bersalah. "Jangan sampai polemik ini berkelanjutan sehingga membawa tarik-menarik antara satu sama lain ataupun individu-individu itu sendiri. Kami tidak ingin selalu dikaitkan dengan kasus-kasus yang mungkin belum terang benderang," kata putra bungsu Presiden SBY ini.
Mengenai proses pemeriksaan Dewan Kehormatan terhadap kader-kader yang diduga terlibat, Ibas mengatakan, "Apapun nanti proses yang diambil internal partai Demokrat, biarlah itu menjadi bagian dari keputusan ataupun hasil dari rapat-rapat internal demokrat itu sendiri."


Posting Komentar